Novel

Novel Terbaik

Jumat, 08 November 2019

Bagian 55, Abolisi

›
Mobil berhenti. Aku dipegang dua orang polisi, mereka membawaku pelan. Beberapa orang menjepret foto tiba-tiba dari beberapa arah, mende...

Bagian 54, Fitnah

›
Dua minggu berlalu. Sengaja aku singkat kawan, tak perlu kau tahu apa yang kukerjakan selama dua minggu ini, izin ke Jakarta. Tapi, ...

Bagian 53, Restu

›
Apakah perasaan ini cinta? Ah! Aku melemparkan jauh-jauh ilusi itu. Tapi, wajahnya sesekali datang lagi tanpa diundang dalam pikiranku. ...

Bagian 52, Pasar Cahaya

›
Kawasan desa Cahaya adalah kawasan pertengahan. Letaknya di tengah-tengah, sangat strategis. Kecamatan di sebelah timur; seberang selata...

Bagian 51, Misteri Harta Karun

›
Pagi yang cerah, saat semua peralatan medis yang melekat di tubuhku dilepas, kecuali perban-perban yang meliliti luka bekas tembak di pu...

Bagian 50, Aku Kembali Untuk Mengabdi

›
”Kretek!” suara dipan berkasur lembut itu terdengar bunyinya, saat tubuhku bergerak, tubuhku serasa nyilu semuanya. Kubuka kedua mataku ...

Bagian 49, Kekuatan Cinta

›
Matahari kembali berpijar, aku dan Yanto tertatih menyusuri belantara hutan. Kakiku mulai tak gemetaran lagi, kejadian dengan harimau ta...
‹
›
Beranda
Lihat versi web
Diberdayakan oleh Blogger.